Pelatihan Thibbun Nabawi untuk Santri AFKN

Melengkapi bekal ilmu para santri AFKN yang akan diterjunkan ke medan dakwah di Nuu Waar, AFKN menggelar pelatihan pengobatan Islam ala Nabi SAW (thibbun nabawi). Acara yang digelar selama enam hari (31 Agustus – 5 September 2013) ini dilaksanakan di Masjid Al-Fattah, Pondok Hijau Permai, Bekasi Timur, Jawa Barat. Pelatihan ini dibimbing langsung oleh tim pengajar dari Institut Thibbun Nabawi Indonesia (INTI) yang diketuai oleh Dokter Zaidul Akbar.

Menurut Odas Sunjana, Kepala Divisi Training INTI, selama pelatihan peserta dikenalkan dengan khazanah pengobatan cara Nabi dan juga tentang dunia herba. “Semoga ini akan menjadi bekal para dai untuk berdakwah di Nuu Waar nanti,” ujat Odas.

Kata Odas, dalam waktu enam hari peserta akan disajikan beberapa materi pelajaran. Di antaranya; psikologi rawatan, bekam, herbalogi, persalinan syar’i dan khitan wanita, tips hidup sehat, dan dakwah thibun nabawi. Dengan menghadirkan pemateri, antara lain: Tata Saputra (Pakar Pembetulan Tulang Belakang), Dokter Zaidul Akbar (Direktur INTI), Odas Sunjana (Pakar Bekam), Ika Oktariyani (Apoteker, ahli herbal), dan Dokter Inne (Akupunturis).

Pada sesi pertama (31/8), acara pelatihan ini dibuka dengan materi “Psikologi Rawatan” yang disampaikan oleh Tata Saputra. Menurut Tata, memahami materi ini sangat penting sebagai seorang perawat dari thibbun nabawi. “Seorang perawat hendaknya tidak melihat siapa yang datang, tapi lihatlah untuk apa dia datang,” ulas pria yang memiliki gelar insinyur ini. Oleh karena itu, tambah Tata, apapun latar belakang ekonomi pasien sebagai seorang terapis hendaknya tetatp melayani dengan sepenuh hati.

Tata berpesan, jadilah seorang perawat yang berusaha untuk memahami kondisi sakit pasien.* Ahmad Damanik/Humas AFKN