Masa Depan Nuu Waar (Catatan Hanny Kristianto)

10525662_4255132833881_262188308074381887_n

Oleh Hanny Kristianto

Di AFKN Nuu Waar inilah masa depan Papua in syaa Allah cemerlang, disini kesan orang Papua yang primitif, telanjang, menyembah berhala, pemalas, pemabuk yang suka baku tumbuk SUDAH TIDAK ADA.

Mereka semua sopan, ramah, taat beribadah, rajin belajar, rajin berdzikir dan juga mengaji.

Anak – anak muda binaan Ustadz Fadlan Rabbani Garamatan dari berbagai pelosok Papua ini layak menjadi contoh dan teladan bagi seluruh masyarakat papua agar hidup bermanfaat baik bagi sesama manusia.

Mereka tidak minum arak, tidak melakukan hal yang sia – sia, rajin belajar, mendoakan kebaikan untuk tanah Papua dan orang tua mereka, mereka tidak cinta dunia dan tidak takut mati, kembali ke Papua untuk membangun tanah Papua dan syahid di jalan Allah adalah cita – cita mereka

Mereka sadar puluhan tahun Kristenisasi dan Missionaris di Papua telah gagal dan justru merugikan mereka dimana justru kekayaan alam mereka sudah lama di’rampok’ oleh kaum missionaris, suku – suku mereka dipecah belah dan diadu domba. Infrastruktur dan transportasi tidak dibangun menyebabkan pendidikan, kesehatan, kebutuhan hidup, sandang, pangan, papan mahal harganya sementara kekayaan alam mereka dicuri mensejahterakan koruptor juga yahudi dan sekutunya sampai detik ini Papua jauh dari sejahtera

Mereka sadar dan telah membuktikan hanya Islam agama yang rahmatan lil alamin yang bisa mempersatukan mereka, hanya Islam yang ihsan, hanya Islam yang tuhannya tidak bisa dilihat, hanya Islam cara hidup yang sempurna.

In Syaa Allah masa depan Papua cemerlang dan sejahtera melalui mereka – mereka MASA DEPAN PAPUA doa kami Mualaf Indonesia dan keluarga besar Mualaf Center Indonesia untuk saudara – saudari kami di pondok pesantren AFKN Nuu Waar dan Papua, khususnya mualaf – mualaf yang ribuan jumlahnya..

Saya mengutip terjemahan surat Ar-Ra’d ayat 11. ….إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ …. artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ”

Dan kelak, kita semua berdiri dihadapan Allah untuk bertanggung jawab terhadap amalan masing-masing.

Rasulullah telah mewariskan agama ini dan ini merupakan tanggung jawab terbesar bagi kita. Dan kitalah yang harus menjaga dan menegakkannya

Masyarakat Papua karena iman :
1. Taa’ruf : saling mengenal,
2. Tahaabbu : saling mencintai,
3. Tafaahum : saling memahami,
4. Tanaashuh : saling menasehati,
5. Takaarum : saling menghormati,
6. Taawun : saling tolong menolong,
7. Tahaadu : saling memberi hadiah,
8.Tadaau : saling mendoakan,
9. Tahafudz : saling menjaga kehormatan saudara, bukan saling menjatuhkan,
10. Tazaawur : saling mengunjungi.
11. Tasholuh : saling mendamaikan,
12. Taafu : saling memaafkan,
13. Tadaafau : saling membela dalam Haq
(QS At Taubah : 71), (QS Al Balad : 17), (QS Al Maidah : 2), (QS Al Ashr : 3) & (QS Al Hujarat : 10).

Subhanallah Walhamdulillah Wala Illah Ha Ilallah Allah Hu Akbar – Salam AFKN