Ditolak Pelni, Bantuan Dakwah AFKN Kirim Menggunakan Container

Cover videoHari Selasa (25/3) lalu, Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) melakukan pengiriman barang bantuan untuk aktivitas dakwah di Nuu Waar, Irian Jaya. Barang-barang berupa water torn, kubah masjid, pakaian layak pakai, sabun mandi, odol, al-Qur’an, buku Iqra, buku petunjuk shalat, sarung, dan lain sebagainya ini merupakan sumbangan dari kaum Muslimin di Indonesia. Diperlukan 10 truk untuk mengangkut barang bantuan dakwah ini menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dari posko AFKN di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Ketua Umum AFKN, Ustadz M Zaaf Fadzlan Garamatan, awalnya barang bantuan dakwah ini akan dikirim menggunakan KM Tidar menuju Fakfak, Nuu Waar pada hari Rabu, 26 Maret 2014. Namun, menjelang pemberangkatan, pihak PT Pelni cabang Tanjung Priok menolak barang bantuan dakwah tersebut. Alasannya, jumlah barangnya terlalu banyak.

Akhirnya, Ustadz Fadzlan memutuskan menggunakan jasa kontainer untuk pengiriman ke Fakfak. “Meski ditolak Pelni, bagaimanapun barang bantuan dakwah ini harus bisa sampai ke Fakfak, karena bulan April ini kita akan melakukan safari dakwah ke pedalaman Nuu Waar,” tegas Ustadz Fadzlan.*